Previous Page of 416Next Page

Rajawali Emas

spinner.gif

<P>Rajawali Emas<BR>Serial Raja Pedang (2)<BR>Lanjutan Raja Pedang<BR>karya : Kho Ping Hoo</P>

<P>bagian 1<BR>PEGUNUNGAN Lu-liang-san terkenal sebagai<BR>gunung yang indah dan subur, terutama sekali hal<BR>ini disebabkan oleh Sungai Kuning yang mengalir di<BR>antara pegunungan ini. Banyak terdapat hutan-hutan lebat dan bagian-bagian<BR>yang amat indah penuh dengan pohon-pohon berbuah dan tanaman berbunga.<BR>Hutan-hutan ini sebagian besar masih merupakan hutan liar yang aseli, belum<BR>terjamah tangan dan terinjak kaki manusia. Oleh karena itu, penghuni aseli<BR>hutan-hutan |itu, binatang-binatang besar kecil berkembang biak amat<BR>suburnya sehingga daerah Pegunungan Lu-liang-san terkenal sebagai tempat<BR>yang amat baik akan tetapi juga amat berbahaya bagi para pemburu.<BR>Keindahan alam yang belum terjamah tangan manusia memang merupakan<BR>keindahan aseli. Apalagi dimusim semi diwaktu pohon-pohon penuh daun,<BR>sedangkan dimusim rontok saja terdapat keindahan aseli yang menggerakan<BR>hati setiap orang yang dapat menghargai keindahan alam yang aseli. Lihatlah<BR>daun-daun yang melayang-layang turun, rontok dari tangkainya. Melayanglayang<BR>bebas lepas seakan-akan kupu-kupu bercanda menimbulkan suara<BR>gemerisik yang tiada hentinya. Daun-daun kering merontok dengan rela untuk<BR>memberi kesempatan berseminya daun-daun baru yang akan menggantikan<BR>kedudukannya. Daun-daun kering merontok untuk membusuk dan menjadi<BR>pupuk bagi daun-daun baru. Rontok dan semi, hilang yang tua muncul yang<BR>baru. Di dunia ini mana yang tidak terlewat oleh hukum alam ini? Yang tua<BR>lenyap untuk memberi tempat bagi yang muda, yang muda akhirnya pun tua<BR>dan lenyap untuk mengulang sejarah yang lalu.<BR>Gemerisik daun-daun kering rontok melayang turun diselingi suara air Sungai<BR>Huang Ho yang tidak penuh airnya, Air bermain dengan batu-batu,<BR>berdendang lagu bahagia tak kunjung henti. Suara daun kering rontok dan air<BR>sungai berdendang merupakan perpaduan suara yang amat indah, kadangkadang<BR>diramaikan suara burung di pohon dan sekali-kali terdengar raungan<BR>binatang buas dari dalam semak-semak belukar.<BR>Betapapun besar bahaya rnengancam keselamatan manusia yang berani<BR>memasuki hutan-hutan ini, yaitu bahaya dari ancaman binatang-binatang<BR>buas, namun tetap saja akhirnya ternyata bahwa manusialah mahluk yang<BR>paling kuat di antara segala mahiuk hidup di dunia ini. Pagi hari itu, dikala<BR>sinar matahari berebutan menerobos ke celah-celah daun pohon yang mulai<BR>menggundul dan burung-burung tengah ramai bersaing kemerduan kicau<BR>mereka terdengar suara lain di dalam hutan itu. Suara manusia! Burungburung.<BR>yang terdekat menghentikan kicaunya, sebagian terbang pergi<BR>ketakutan. Binatang-binatang kecil lari menyelinap ke dalam sĀ«mak-scmak,<BR>binatang-binatang besar mengintai penuh kecurigaan dari balik gerombolan.<BR>Seluruh perhartian para mahkluk dalam hutan tertuju kepada mahkluk aneh<BR>yang tak pernah mereka lihat itu Manusia!<BR>Manusiakah yang menjadi pusat perhatian para binatang-binatang itu?<BR>Jangankan para binatang yang tak pernah atau jarang sekali melihat manusia,<BR>sedangkan manusia-manusia sendiri kiranya akan tercengan keheran-heranan<BR>kalau melihat orang yang tengah berada di dalam hutan seorang diri ini.<BR>Dia seorang laki-laki tinggi besar, Pakaiannya berpotongan longgar, terbuat<BR>dari bemacam-macam kain berwarna-warni yang disambung-sambung.<BR>Sepatunya, sepatu besar, Juga berkembang! Sukar menaksir usia orang ini.<BR>Yang terang dia sudah lewat dewasa, Karena tubuhnya demikian tinggi besar.<BR>Melihat perawakan dan wajahnya yang sudah masak, sedikitnya dia berusia<BR>empat puluh lima tahun, Akan tetapi melihat kebodohan kanak-kanak yang<BR>membayang pada wajahnya, melihat bentuk pakaian dan warna sepatunya<BR>serta sikapnya yang sedang main-main seorang diri, dia masih seorang kanakkanak!.<BR>Memang dia seorang kanak-kanak yang sudah tua, atau seorang tua<BR>yang berjiwa kanak-kanak. Karena keanehan inilah maka di dunia

Previous Page of 416Next Page

Comments & Reviews (7)

Login or Facebook Sign in with Twitter


library_icon_grey.png Add share_icon_grey.png Share

Who's Reading

Recommended