welcome!  login | sign up   Facebook Connect
 
Read what you like. Share what you write.

Posted by

adamssein

on Mar 02, 2008
Become a fan

Merawat dan Memperbaiki Tutup Tangki Lanjutan Tentang Tutup Tangki

0


-> Merawat dan Memperbaiki Tutup Tangki

Hari itu Andi iseng membuka tutup tangki motornya. Tadi malam hujan, dan ia tidak sempat mengisi bahan bakar. Sekedar menengok isi tangki untuk memastikan masih cukup tersisa bahan bakar sebelum sampai kantor. Maklum di pagi hari ia sangat malas antri di Pom Bensin. SPBU mana sih yang tidak pada saat-saat pagi sebelum bekerja. Ia juga mencoba mengecek apakah indikator bensin di panel speedometernya cukup bisa dipercaya.

Namun alangkah terkejutnya ketika menemukan titik-tikik air di bahwa tutup tangki. Wah, apa ini sisa hujan semalam? "Bisa-bisa motor gw ngadat di jalan, nih!" mulai ragu. Untung selama perjalanan tidak terjadi apa-apa. Namun beberapa hari kemudian, motornya benar-benar mogok. Dan, mulailah ia teringat titik-titik air itu.

Sebenarnya titik air di tutup tangki tidak selalu akibat hujan. Bisa juga akibat pengembunan dalam tangki. Namun jika kebanyakan, itu pastilah sisa hujan.

Pada tulisan lalu (bagian I) sudah diterangkan pentingnya memperhatikan kondisi tutup tangki. Bagian dalam tutup tangki yang basah dengan titik-titik air setelah hujan atau setelah dicuci menandakan adanya air yang menyelinap masuk. Agar kondisi ini tidak terus menerus terjadi dan menyebabkan kendaraan mogok, perlu segera dilakukan perawatan tangki. Contoh berikut menggunakan tangki motor Suzuki FXR 150. Model tutup tangki motor ini adalah sport. Bagi anda yang menggunakan jenis tangki dan tutup sejenis, komponen-tutup-tangki.jpgseperti pada Ninja, NSR, Mito dan sebagainya bisa segera mengaplikasi langkah-langkahnya. Juga bagi anda yang mengaplikasi tutup tangki model ini pada motor modifikasi. Contoh ini jelas hanya contoh. Anda bisa mencobanya dengan sedikit modifikasi pada tutup tangki jenis lain.

1. Pertama-tama, bukalah tutup tangki anda dan mulailah mengecek kondisi tutup tangki. Selain sisa titik-titik air, kerusakan sil bisa dideteksi dengan menggoyangkan bagian dalam tutup tangki. Jika sebaliknya, tutup tangki benar-benar buruk.
2. buka-sil-atas.jpgLetakkan kain penyumbat lubang tangki. Gunanya mencegah komponen atau baut yang tiba-tiba loncat agar tidak terjatuh ke dalam tangki. Kan bisa gawat!
3.

Lepaskan komponen demi komponen yang terlihat pada gambar dengan terlebih dahulu mencopot dua buah baut pengunci, hingga menyisakan bagian yang masih kuat menempel pada tutup tangki. Komponen terdiri dari beberapa plat penutup, as pengunci, ring, sil, per pengencang, dan sebuah bola peluru besi.
4. sil-bagian-atas.jpgPenyebab masuknya air adalah pada sil yang berfungsi menutup celah. Celah pertama yang perlu di tutup dengan baik adalah antara permukaan lubang tangki dengan tutup tangki. Calah lain adalah lubang-lubang pada tutup tangki. Sil yang bagus akan mecegah guncangan pada tutup tangki bagian dalam. Karena itu kencangkan sil penutup melalui dua cara:
1. sil-bagian-bawah.jpgPertama dengan memperbaiki daya tutup sil di antara celah lubang kunci. Kencangkan sil dengan menggantikan per pengencang. Belilah per yang masih bagus di pasaran. Jika anda sulit memperolehnya, anda bisa mengakali dengan memotong dan sambung kembali per tersebut. Per dipotong dengan gunting atau tang, dan disambung dengan mempertemukan dan memutar kedua ujungnya secara belawanan arah. Potong kira-kira 5-10mm. Lalu pasanglah dan coba lihat apakah sudah cukup kencang atau tidak. Jika belum berarti kurang ketat dan ulangi proses tersebut.
2. potong-per.jpgPengencangan kedua dengan memperbaiki daya dorong sil dan tutup tangki ke kepermukaan lubang tangki.Caranya dengan menambahkan atau menggantikan sil yang berada di ujung atas tutup tangki bagian dalam. Lihat gambar. Lepaskan sil dan tambahkan lapisan pengganjal. Jika sil yang anda punya cukup tebal, maka ganjalan tambahan tidak diperlukan.
5. Pasang semua komponen kembali sesuai tempat dan urut-urutannya. Kencangkan baut-bautnya dan siap pengetesan.
6. lapisi.jpgPengetesan pertama dilakukan dengan mengoyang-goyangkan tutup tangki bagian dalam. Bila tidak shaky lagi, berarti sudah ngepres. Lalu pengetesan kedua dengan mengunci tutup tangki. Jika anda butuh ekstra-menekan tutup tangki sebelum bisa terkunci, itu berarti kerapatan silnya bisa diandalkan.
7. Jika anda belum cukup yakin, sekarang bisa melakukan tes yang sesungguhnya. Ambil timba dan guyurlah permukaan tutup tangki. Hasilnya, bisa anda lihat. Tutup tangki yang bersih dari titik air menandakan upaya anda berhasil.

Selamat mencoba!

Comments & Reviews ^top


Login to post your comment.
Be the first to comment on this!


Recommended


Mengecek Kondisi Tangki

Memilih dan Merawat Ban Motor

Trik Mudah Menemukan Photo dan Tulisan Adamssein

Berita Terbaru Adamssein - Launching Komunitas Adamssein

2 Puisi Terbaru Sebagai Andalan Adamssein Untuk Kekasih

Teori Golongan Darah : Perlu Untuk Diuji .. Nantikan Hasil Pengujiannya Oleh Adamssein

Peterpan =: Yang Terdalam :=