Previous Page of 515Next Page

pendekar binal

spinner.gif

Pendekar Binal

Karya Khulung

Disadur oleh : Gan KL

Seri 1 :

PENDEKAL BINAL

Seri 1: Jilid 1-A. Pendekar Binal

Kang Hong, setiap orang yang

bertelinga di dunia Kangouw

(kelana) niscaya pernah

mendengar nama "si mahacakap"

ini, begitu pula nama Yan Lamthian,

si jago pedang nomor satu

di dunia persilatan.

Setiap insan persilatan yang

bermata tentu juga berhasrat

melihat wajah Kang Hong yang

mahacakap serta ingin

menyaksikan ilmu pedang Yan

Lam-thian yang tiada

bandingannya di kolong langit ini.

Setiap orang pun tahu bahwa

tiada seorang gadis di dunia ini

yang sanggup menahan

senyuman Kang Hong dan juga

tiada jago silat yang mampu

melawan pedang sakti Yan Lamthian.

Semua orang percaya

bahwa pedang Yan Lam-thian

sanggup mencabut nyawa

seorang panglima di tengah-tengah pasukannya dan dapat membelah seutas

rambut menjadi dua, sedangkan senyuman Kang Hong mampu

menghancurluluhkan hati setiap orang perempuan.

Akan tetapi pada saat itulah lelaki yang paling cakap di dunia ini justru sedang

lari terbirit-birit demi seorang perempuan. Dengan pakaian yang sederhana

dan kumal Kang Hong sedang mengendarai sebuah kereta kuda rongsokan

dan menyusuri sebuah jalan yang sudah lama telantar dan tidak terinjak kaki

manusia. Dalam keadaan demikian, siapa pun takkan percaya bahwa dia

inilah Kang Hong, si mahacakap, si rupawan yang romantis dan menggiurkan

hati setiap gadis itu.

Panas terik sinar sang surya dalam bulan tujuh menyengat kulit. Waktu itu

sudah dekat senja, namun manusia dan kudanya masih kegerahan oleh hawa

yang panas itu. Kang Hong ternyata tidak menghiraukan badannya yang

sudah basah kuyup air keringat, ia masih terus mencambuki kudanya agar

berlari terlebih kencang.

Suasana sunyi senyap, hanya terdengar berdetaknya kuda lari dan gemertuk

roda kereta diseling menggeletarnya cambuk. Tiba-tiba suara ayam berkokok

memecah kesepian.

Sungguh aneh, dari mana datangnya ayam berkokok di jalan telantar

menjelang senja ini?

Berubah air muka Kang Hong, sorot matanya yang tajam memancar jauh ke

Previous Page of 515Next Page

Comments & Reviews (2)

Login or Facebook Sign in with Twitter


library_icon_grey.png Add share_icon_grey.png Share

Who's Reading

Recommended