Halaman sebelumnya of 8Halaman selanjutnya

Pernikahan Bisnis

spinner.gif

Tiba-tiba dengan cepat Alex menariknya, hingga tubuhnya ikut terlentang dan tertindih tubuh Alex. Tak habis rasa kagetnya untuk seperkian detik Alex...

 

Cup

 

Mata Ziya membulat. Jantungnya berdetak hebat. Tubuhnya kaku. Ia terlalu kaget untuk melawan.Tapi aneh, rasanya tubuh dan hatinya tak berniat untuk menolak. Melihat kebekuan dirinya membuat Alex semakin tak karuan. Tapi tak sampai dua menit Alex menghentikan ciuman itu. Mata Alex menatap tajam mata bulat istrinya. Nafas keduanya masih memburu.

 

 

"... sekali lagi kau berkata usil pada ku. Aku tak akan melarang nafsu ku untuk melakukan hal yang lebih dari ini. Kau mengerti?! " ucapnya tegas.

 

Tapi Ziya hanya mengangguk pelan dengan wajah shok yang terlihat bodoh.Terlalu mengejutkan untuknya hingga tak satu katapun yang dapat di keluarkannya. Padahal ini bukan ciuman pertama baginya.

 

Alex tersenyum lembut " boneka pintar " katanya seraya mengelus lembut kepala istrinya seperti halnya mengelus kucing peliharaan.

 

Ziya masih terdiam beku walau Alex telah melangkah pergi ke arah kamar mandi " Kalau begitu aku mau mandi dulu. kamu makan dulu gih atau..." Matanya menyipit nakal " kamu mau ikut mandi dengan ku? " goda Alex seraya mengerlingkan mata.

 

Matanya membesar. Pipinya merona. Godaan Alex kembali menyadarkannya." Apa?!.. ak-- gue mau makan! " ujar Ziya kagok. Dan berlari kecil keluar kamar membuat suami-nya tertawa melihat tingkah bodoh-nya.

 

Arghh!!! Ziya kenapa loe jadi bodoh dan salting kayak gini!! kata batinnya sembari memukul kepalanya pelan. Tapi... dia benar-benar terlihat mempes- argghh! apa-apa'an sih! tapi tadi dia memang terlihat tampan... Argh! kalau gini terus gue bisa gila! argh! terserah ah!! Ziya benar-benar terlihat bingung dengan fikirannya sendiri.

 

 

Sepoi angin terasa sangat nyaman sore itu. Riuh canda tawa para tamu membuat suasananya menjadi sangat santai dan akrab. Seluruh kerabat dan teman hadir di resepsi pernikahan mereka. Konsep minimalis outdoor membuat suasana tak terlalu kaku. Mereka memilih halaman belakang rumah yang sangat luas dan natural. Dengan warna putih yang mendominasi.

 

Alex terlihat sangat tampan menggunakan atasan kemeja putih polos dan bawahan hitam. Kedua lengan baju yang ditarik keatas dan kancing atas yang di buka membuatnya terlihat santai namun tetap keren dan manly.

 

Ziya menggunakan gaun putih tulang di atas lutut. Rambut sebahunya di kepang pinggir plus dandanan yang natural. Sangat santai namun tak menghilangkan kesan imut untuknya.

 

Dari gaya pakaian keduanya memang tak terlihat seperti resepsi pernikahan. Keduanya memang memilih konsep yang sangat santai dan non formal. Karena selain sebagai pesta resepsi tapi juga sebagai perpisahan dengan teman-teman sekolahnya.

 

" Kalian terlihat serasi, ternyata kalau kak Ziya sedikit di permak sangat imut dan cantik, benarkan kak Ryu? " ujar Ceria seraya tersenyum.

 

Ryu tertawa kecil " Sejak kecil Ziya memang imut Cer… Lex boleh gue ajak istri loe berdansa? " seraya mengedipkan mata ke arah Ziya.

 

" Tidak boleh! " tolaknya tak suka " kerlingkan mata loe ke gadis lain saja sana! " omelnya jutek.

 

Sikap refleks Alex membuat semua tamu memandangnya aneh dan tawa pun pecah. Sedangkan Ziya menarik sudut bibirnya keatas seakan jijik nan aneh.

 

" kau ini kenapa? Kak Ryu cuma bercanda! dasar bodoh " ejek Ziya kesal.

 

Ryu dan Ceria tak bisa menahan tawa mereka. " Loe benar-benar posesif dan pencemburu kawan... " ucap Ryu sembari menepuk pundak Alex.

 

Alex terlihat salah tingkah. Senyumannya pun terasa kaku. Ziya terkekeh melihat sikap Alex yang begitu polos baginya.

 

Lalu Alex memanggil salah satu pelayan. Ia membisikkan sesuatu pada si pelayan. " kau mau apa? " tanya Ziya curiga.

 

" lihat saja sayang... " kata Alex membuat Ziya penasaran.

 

Pelayan itu kembali lagi dengan membawa gitar coklat milik Ziya. Dan memberikan gitar itu pada Alex. Seluruh tamu-pun menyadari apa yang akan di lakukan si pemelai pria. Sontak saja seluruh tamu berteriak " Nyanyi!!... Nyanyi!!.. " sorak para tamu.

Halaman sebelumnya of 8Halaman selanjutnya

Komentar dan Ulasan (62)

Login or Facebook Sign in with Twitter


undian library_icon_grey.png Tambah

Multimedia

Pemain

Ziya Pratamaas Ziya
Alexander Prasetyoas Alex
Ryuki as Ryu / Kak Ryu
Adam Pratamaas Adam ( paman Ziya )
Tania karinaas Tania ( Istri Adam & kakak Alex )
Agung Pratamaas Kakek ( ayah Adam )
Putri Ceriaas Ceria

Disarankan

Half SoulOngoing LoveTo You I BelongsCAFE POHON