Halaman sebelumnya of 5Halaman selanjutnya

Mortalitas

spinner.gif

BAB II 

PEMBAHASAN 

Pengertian Kematian Bayi 

Kematian bayi adalah kematian yang terjadi antara saat setelah bayi lahir sampai bayi belum berusia tepat satu tahun. Banyak faktor yang dikaitkan dengan kematian bayi. Secara garis besar, dari sisi penyebabnya, kematian bayi ada dua macam yaitu endogen dan eksogen.

Kematian Endogen 

Kematian bayi endogen atau yang umum disebut dengan kematian neonatal; adalah kematian bayi yang terjadi pada bulan pertama setelah dilahirkan, penyebabnya : 

Faktor-faktor anak yang dibawa sejak lahir 

Diwarisi orangtuanya saat konsepsi atau didapat dari ibunya selama  

kehamilan 

Kematian Eksogen 

Kematian bayi eksogen atau kematian post neo-natal, adalah kematian bayi yang terjadi setelah usia satu bulan sampai menjelang usia satu tahun yang disebabkan oleh faktor-faktor yang bertalian dengan pengaruh lingkungan luar.

Faktor Penyebab Kematian Bayi 

Endogenous Causes : 

Perawatan kehamilan, budaya  

Kurang gizi selama kehamilan  

Pendidikan ibu, pendapatan keluarga

 

Exogenous Causes : 

Perawatan bayi, budaya  

Fasilitas kesehatan ibu dan anak  

Pendapatan keluarga 

Perbedaan antara kedua jenis penyebab kematian tersebut idealnya dapat dilakukan melalui data statistik penyebab kematian, tapi dalam prakteknya tidak mudah karena masalah kualitas data. 

Dengan semakin meningkatnya usia, penyebab kematian endogen semakin berkurang dan penyebab kematian eksogen meningkat. Sementara semua kematian bayi yang terjadi setelah usia sebulan (post neonatal) merupakan kematian eksogen, maka kematian eksogen pada bayi sebelum usia sebulan (neonatal) besarnya kira-kira 25% dari seluruh kematian bayi pada post neonatal (Bourgouis Pichat, 1952). Dengan kata lain, jumlah kematian eksogen pada bayi adalah 1,25 kali lipat dari kematian bayi pada periode post neonatal. Gambaran ini menunjukkan bahwa faktor lingkungan luar berkontribusi besar sebagai penyebab kematian bayi. Kualitas lingkungan pada bentuk kondisi higiene, sanitasi, dan sosial ekonomi akan sangat menentukan terhadap tinggi rendahnya kematian bayi. 

Apabila kematian bayi tinggi, maka rasio kematian bayi post neonatal terhadap kematian bayi neonatal adalah juga tinggi. Rasio ini menurun dengan semakin rendahnya kematian bayi yang sampai pada suatu saat dengan terkontrolnya faktor lingkungan luar, porsi kematian neonatal menjadi lebih dominan. Pada keadaan ini, kematian bayi lebih banyak disebabkan faktor endogen, yang pengontrolannya memerlukan kemampuan untuk menembus pengetahuan tentang masalah-masalah biologi yang lebih mendasar (Keyfitz, 1977). Di Indonesia dan di banyak negara berkembang lainnya, keadaan tersebut masih jauh dari jangkauan.

Mekanisme penurunan kematian bayi dan anak 

Kematian bayi dan anak secara umum merupakan konsekuensi akhir dari perjalanan kumulatif dengan berbagai pengalaman morbiditas dan jarang karena serangan penyakit tunggal. Ini berarti bahwa reduksi kematian melalui program-program kesehatan tidak cukup hanya dengan memberantas penyakit-penyakit penyebab kematian, tapi harus memasukkan pula tindakan-tindakan yang mengarah kepada permasalahan yang lebih mendasar yang menyangkut proses morbiditas dan mortalitas secara keseluruhan. 

Faktor sosio ekonomi merupakan faktor penentu mortalitas bayi dan anak. Namun, faktor sosio ekonomi bersifat tidak langsung, yaitu harus melalui mekanisme biologi tertentu (variabel antara) yang kemudian baru menimbulkan risiko morbiditas dan selanjutnya bayi dan anak sakit dan jika tidak sembuh akhirnya cacat atau meninggal. Dalam mekanisme ini, penyakit dan kurang gizi bukan merupakan variabel independen, tapi lebih merupakan indikator yang merefleksikan mekanisme kerja variabel antara. Dengan demikian, dalam merencanakan dan melaksanakan program-program kesehatan untuk menurunkan morbiditas dan mortalitas perlu dibekali dengan peningkatan pengetahuan yang lebih luas dan lebih mendalam tentang mekanisme di atas dan tak hanya dibatasi pada penyakit kematian, walaupun juga penting.

Pengaruh Sosio Ekonomi terhadap Mortalitas Bayi dan Anak Lewat Variabel Antara 

Sumber : Mosley, W.H. dan L.C. Chen (1984)

Penanganan terhadap masalah kematian bayi dan anak menuntut adanya kerangka konseptual tentang faktor-faktor yang mempengaruhi morbiditas dan mortalitas bayi dan anak. Komponen dari kerangka ini terdiri atas morbiditas dan mortalitas sebagai masalah pokok dan faktor sosial ekonomi serta variabel antara sebagai faktor-faktor yang mempengaruhinya. Termasuk dalam faktor sosial ekonomi adalah faktor-faktor yang ada dalam individu, keluarga dan masyarakat. Pengetahuan, kepercayaan, nilai-nilai dan sumber ekonomi merupakan faktor individu dan keluarga, sedangkan suasana politik, ekonomi dan keamanan merupakan faktor-faktor yang mempengaruhi morbiditas dan mortalitas dalam masyarakat.

Halaman sebelumnya of 5Halaman selanjutnya

Komentar dan Ulasan

Login or Facebook Sign in with Twitter
library_icon_grey.png Tambah share_icon_grey.png Berbagi

Siapa yang Membaca

Disarankan