Halaman sebelumnya of 5Halaman selanjutnya

Nostalgia ~ a Symphony of Life

spinner.gif

Ah, ironis.

Aku selalu mendengar kisah cinta papa dan mama sejak dulu. Menurutku itu ... Cinta bisa membuat kita bahagia.

Tapi, tidakkah hidupku ini ironis? Disaat akhirnya aku sadar bahwa aku mencintai seseorang, orang yang kucintai itu , ternyata akan pergi jauh meninggalkan aku.

London.

Dari sini kesana butuh berapa jam ya?

Berapa perbedaan waktu disana dan disini?

Sejak tadi malam, disaat Alpha memberitahuku bahwa ia akan pindah ke London, aku sama sekali tak bisa tidur.

Disaat aku bertanya apakah ia akan kembali, ia tak bisa menjawab. Menandakan bahwa ia sendiri tidak tahu apakah ia akan kembali atau tidak.

Setelah itu, aku tak ingat apa-apa lagi, dan saat aku sadari, aku telah pulang ke rumah, dan tidak tidur semalaman. Dan juga... Sejak saat itu, sudah lewat 2 hari.

" ... Apa aku ... Berhenti menyukai Alpha saja ya? " Gumamku pelan.

Hatiku sakit.

Rasa sakit yang menusuk itu ... Aku tidak suka.

Aku tidak tahu menyukai seseorang itu begitu menyakitkan. Disaat aku berpikir bahwa mungkin aku akan bahagia seperti papa dan mama juga, aku malah ... Kehilangan harapan.

Aku ... Takut.

Aku tidak mau disakiti ... Aku ...

Bam! Bam !!

Aku tersentak kaget mendengar suara gedoran pintu yang keras itu.

Siapa?

" Nana ! Nana !! "

Ah, itu ... Suara Sean.

Dengan segera aku pergi membuka pintu, menyadari bahwa dari nada suaranya, Sean tampak panik.

" Ada apa, Sean? Kau tampak--- "

" Nana! Gawat! Kau tahu tentang kepergian Alpha ke London kan? " Potong Sean.

" ... Ya. Aku tahu. " Jawabku.

Topik itu kembali diungkit, dan kini, suasana hatiku kembali mendung. Mungkin sudah badai disana.

" Apa kau tahu kapan ia pergi? " Tanya Sean lagi.

Aku menggeleng pelan. Sean tampak sudah bisa memprediksi hal ini dan ia memukul dinding yang ada di dekatnya.

" Ia berangkat ... Hari ini ... Jam 12. " 

Suara Sean seakan membuat jantungku berhenti. Jam 12. Itu ... Satu jam dari sekarang. Jika tidak pergi sekarang, maka tidak akan keburu.

Tapi ... Tapi ...

" Nana ! " Sean mengguncang bahuku, melihatku tampat shock.

Ah.

Kalung pemberian Alpha menarik perhatianku. Sampai sekarang aku masih memakainya. Karena warnanya menujukkan warna biru langit yang kusukai.

Ah ...

Aku ... Baru sadar. Di besi kalung tersebut ... Tertuliskan sesuatu. Pada besi yang terdapat bada bagian atas tabung itu, tertuliskan ...

[Be Happy , Selena]

Kecil, tapi aku dapat melihatnya dengan jelas.

Ah ... Alpha bodoh.

Aku, sadar akan sesuatu.

" Nana? " Sean memanggilku, melihatku berjalan melewatinya dengan terburu-buru.

" Jika pergi sekarang, mungkin ... Mungkin aku masih sempat bertemu dengan Alpha! " Ujarku lalu berlari menuju lift.

Sesaat setelah lift itu mengantarku ke lantai dasar, aku berlari keluar apartemen. Aku tidak peduli aku akan terjatuh atau tersungkur. Tapi aku ... 

Setidaknya, aku ingin melihat wajahnya sebelum ia pergi!

Aku kesal! Aku marah!

Alpha bodoh !! Alpha idiot !!

Ia berniat untuk pergi tanpa mengijinkanku untuk mengantar kepergiannya! Setidaknya ... Biarkan aku mengantarnya! Walaupun aku tidak bisa menahannya untuk pergi, setidaknya ...

Biarkan aku mengantarmu pergi !

" Nana! "

Aku menoleh, menghentikan langkah kakiku.

" Ayo, naik. Setidaknya ... Mungkin kita bisa sampai tepat waktu. " Sean melemparkan helm untukku dan tentu saja, tanpa membuang-buang waktu aku melompat naik ke motornya.

Sean pasti bisa mengantarku ke airport tepat waktu. Dengan kecepatan motor Sean, pasti bisa!

Disaat hembusan angin bertiup melewati tubuhku, aku teringat semua saat-saat aku bersama Alpha. Disaat pertama kali bertemu dengannya, sampai saat kemarin ia berkata bahwa ia akan pergi.

Alpha bodoh! Dan aku juga bodoh karena berusaha berhenti menyukai dirinya!

Padahal aku sendiri tahu, bahwa sudah tidak mungkin lagi untuk melupakannya. Sosok Alpha di hatiku sudah begitu besar. Aku sudah jatuh terlalu dalam. Aku ... Aku ... Tidak mungkin bisa melupakannya semudah itu.

Aku sama sekali tidak menyesal!

Halaman sebelumnya of 5Halaman selanjutnya

Komentar dan Ulasan (17)

Login or Facebook Sign in with Twitter


undian library_icon_grey.png Tambah

Disarankan

Give up(Tantangan Teenlit NGKWI) Love RushCOMPLICATED (STOPPED)"UNREQUITED LOVE"