Previous Page of 94Next Page

Terjemah Hadist Shahih Muslim kitab Al-Iman

spinner.gif

:: Terjemah Shahih Muslim ::

Shahih Muslim

(Kitabul Iman)

oleh

Abul Husain Muslim bin Al Hajjaj bin Muslim Al-Qusyairi An-Naisaburi

________________________________________

Daftar Isi

Kitab Al-Iman

BAB 1. Keutamaan Iman Dan Pahalannya

1. Orang Mukmin Di Dalam Lindungan Allah Subhaanahu wa Ta'ala

2. Pertolongan Allah Kepada Orang Mukmin

3. Manisnya Iman

4. Balasan Iman

5. Kurangnya Jumlah Orang Mukmin

BAB 2. Cabang-cabang Iman

BAB Keutamaan Iman Dan Pahalannya

Orang Mukmin Di Dalam Lindungan Allah Subhaanahu wa Ta'ala

1. Hadits riwayat Abu Hurairah Radliyallahu 'anhu, ia berkata:

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam bersabda: Tidak ada pezina yang di saat berzina dalam keadaan beriman. Tidak ada pencuri ketika mencuri dalam keadaan beriman. Begitu pula tidak ada peminum arak di saat meminum dalam keadaan beriman

2. Hadits riwayat Jabir Radliyallahu 'anhu, ia berkata:

Aku ikut bersama Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam dalam pertempuran Dzaatur riqa. Suatu saat kami berada di dekat sebuah pohon yang cukup rindang sekali. Aku persilakan beliau beristirahat di bawahnya. Lalu datanglah seorang laki-laki dari kaum musyrik. Pada waktu itu pedang Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam digantungkan di atas pohon. Laki-laki itu lalu mengambil pedang Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam dan menghunusnya. Kemudian ia bertanya kepada Rasulullah saw: Apakah engkau takut kepadaku? Beliau menjawab: Tidak. Laki-laki itu bertanya: Siapa yang akan menjagamu dari aku? Beliau menjawab: Allah yang akan menjagaku darimu. Pada saat itu para sahabat Rasulullah berhasil menggertak laki-laki tersebut, sehingga akhirnya ia memasukkan pedang itu ke sarungnya dan menggantungnya ke tempatnya semula. Setelah itu terdengar suara azan salat. Beliau lalu melakukan salat dua rakaat bersama satu kelompok kemudian mereka mundur. Lalu beliau melakukan salat dua rakaat lagi bersama kelompok lainnya. Jadi Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam melakukan salat empat rakaat, sementara para sahabat hanya dua rakaat

3. Hadits riwayat Ibnu Abbas Radliyallahu 'anhu, ia berkata:

Ketika Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam tiba di Madinah, beliau menjumpai orang-orang Yahudi melaksanakan puasa hari Asyura'. Ketika ditanyakan tentang hal itu, mereka menjawab: Hari ini adalah hari kemenangan yang telah diberikan Allah kepada Nabi Musa as. dan Bani Israel atas Firaun. Karena itulah pada hari ini kami berpuasa sebagai penghormatan padanya. Mendengar jawaban itu Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam bersabda: Kami lebih berhak atas Musa dari kalian, maka beliau menyuruh para sahabat untuk berpuasa

4. Hadits riwayat Abdullah bin Masud Radliyallahu 'anhu, ia berkata:

Kami pernah bersama Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam di dalam sebuah gua dan ketika telah diturunkan kepada beliau surat Al-Mursalat di mana kami langsung hafalnya dari mulut beliau yang masih basah tiba-tiba muncullah seekor ular sehingga bersabdalah beliau: Bunuhlah ular itu! Kami segera berlomba untuk membunuhnya namun ular tersebut telah mendahului kami berlalu menghilang. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam kemudian bersabda: Rupanya Allah telah melindunginya dari kejahatan kamu sebagaimana Allah pun telah melindungi kamu dari kejahatannya

Previous Page of 94Next Page

Comments & Reviews (2)

Login or Facebook Sign in with Twitter


library_icon_grey.png Add share_icon_grey.png Share

Who's Reading

Recommended