Halaman sebelumnya of 5Halaman selanjutnya

Cinta terlarang (kisah cinta Ibu dan Anak)

spinner.gif

Kisah Cinta Ibu dan Anak 

Pertemuan

Sang Putr 

Sejak 20 tahun yang lalu , ia ditinggal pergi oleh suami, bertepatan saat sang putri melahirkan. 10 tahun kemudian sang putri ditinggal pergi oleh Putranya yang tersayang, dan selama kepergian orang yang dicintainya , kekosongan, kesepian dan kesehariannya hanya diisi dengan merawat tubuhnya yang cantik bak bidadari dari khayangan. Kecantikan sang putri tersebar sampai ke pulau seberang melebihi kecantikan 10 tahun yang lalu dan tercantik dari seluruh yang cantik di Nedgri itu. 

Hari ini sang Putri dilamar oleh seorang Kesatria perjaka yang mirip kedua orang terkasih

Kesatria Perjaka 

Tidak mengetahui siapa sebenarnya dirinya itu, yang dia ingat bahwa setelah ia diusir oleh ibunda dia berlari 3 hari 3 malam akhirnya ia terjatuh entah dimana, kemudian Kesatria ditolong oleh penduduk, setelah perawatan 7 hari , sang perjaka melanjutkan pengembaraannya dan berguru pada seorang pertapa menjadikannya Kesatria perkasa sakti mandra guna dan dalam pengembaraannya kesatria menaklukan lawan-lawannya satu persatu dan suka menolong sesama yang menderita. 

Kesatria lupa segalanya-galanya , yang dia ketahui bahwa sewaktu ditolong oleh penduduk desa ia sementara mengenakan kalung giok yang tak ternilai harganya 

Sekarang Kesatria adalah pemenang mutlak suatu sayembara dan diperkenangkan menikahi seorang putri yang cantik jelita , kecantikannya melebihi berita yang tersebar keseantero Negeri

Pelepasan rindu yang tertahan 

Tanpa pikir panjang, Kesatria bergegas ke kamar Sang Putri. Sambil mendekat dan menemukan sang putri duduk ditepian pembaringan sambil tersenyum manis namun dipelupuk matanya tampak butir air mata bak mutiara yang memancarkan kebahagian yang tak terhingga. serta merta tangan Kesatria memeluk sang kekasih , mendekap bibir yang mungil merekah, dan sambutan hangat dari Sang Putri yang tidak kalah aktifnya seakan akan pelampiasan perasaan rindu yang tertahan selama bertahun-tahun..., tak satupun kata kata yang terucap dari kedua insan yang lagi dimabuk kesmaran..lupa segala-galanya, rasanya berada dilangit yang ketujuh , jauh dari kesibukan dunia, kesenangan dan kenikmatan yang meliputi seluruh tonjolan yang menegang dan pori-pori yang mulai mengeluarkan wewangian keringat, tak disadari kedua-duanya saling membantu melepaskan semua ornamen-ornamen yang menutupi tubuh mereka, memberikan peluang semua bentuk tonjolan berkubang dilembah sumur lawan jenisnya, tongkat Kesatria terpeleset kedalam sumur lembut dan hangat milik Sang Putri, megap-megap , keluar-masuk, gerakan pinggul Sang Putri yang indah, kiri-kanan kadang kadang memutar menyeimbangkan gerakan naik turun dari bokong Kesatria, tubuh merekapun silih berganti menukar posisi, kadang-kadan dibawah, terkadang diatas, namun lebih banyak posisi yang tidak beraturan terkadang membentuk angka 69 atau sebaliknya, yang satu duduk diatas, yang lainnya mempertahankan posisi agar tongkat Kesatria tidak terlepas keluar dari bibir sumur lembut hangat dan menjepit milik Sang Putri. Hanya bunyi nafas yang menderu dari keduanya mengalahkan suara kicauan burung yang bertengger diranting menonton dari diluar jendela. Entah berapa waktu, sebelum terjadi keheningan , terjadi ketegangan , letusan dan sentakan perasaan kedua insan yang bercinta ini, pelukan keduannya makin erat, kencang menyatukan keringat mereka berdua, mengakhiri pergumulan dan pelampiasan rasa rindu yang tertahan yang akan mengakhiri babak pertama. Mereka berdua lemas bertumpah tindih , tertidur pulas

Penyesalan tak kunjung tiba 

Beberapa saat kemudian Sang Putri keduluan terjaga , karena merasakan himpitan dan kehangatan badan Kesatria yang licin berlumuran keringat , dielusnya rambut yang menutupi wajah perjaka yang perkasa dalam segala hal khususnya di medan laga bercinta melebihi keperkasaan sang suami 20 tahun yang lalu.., pingin rasanya mengulang dan mengulang lagi babak pertama yang telah berlalu..perlahan lalahan tangan yang halus mulus sang putri mulai menelusuri punggung perjaka namun tiba-tiba dikagetkan dengan tanda luka di punggung kesatria sebelah kiri , mengingatkan putra yang telah diusirnya 10 tahun yang lalu.., mulailah timbul kecemasan, kegelisahan dihati Sang Putri, mengingat jangan - jangan adegan bercinta yang baru saja mereka lakukan berdua , bersama dengan anak kandungnya yang hilang,..." oh !!!, itulah kata yang pertama keluar dari mulut sang putri sejak perjaka kestria memasuki kamarnya. Suara merduh oh!! yang terucap dari bibir sang Putri, menyebabkan perjaka kesatria tergeliat kaget , dengan perasaan seperti masih dilangit ke 7, perlahan lahan tetapi pasti , mulut kesatria perjaka mendekat kebibir sang putri, meraup lidah yang mengeliat mungil dalam mulut sang putri, sembari balas menyedot kembali fikiran sang putri bergejolak antara menolak babak berikut karena khawatir bercinta dengan anak kandung sendiri atau melanjutkan adegan yang menjanjikan kenikmatan yang sulit dicari kedua kalinya yang telah hilang sejak 20 tahun yang silam. Karena perasaan keibuan sang putri ,menetapkan bahwa perjaka kesatria ini adalah putranya yang hilang dan ini tidak boleh terjadi lagi atau tidak boleh terulang, maksud hati sang putri untuk menolak adegan berikut, harus ditolak !!!, tetapi apamau dikata sewaktu sang putri menyiapkan tenaga untuk menolak siperjaka, tak terasa tongkat perjaka mulai mengeliat dan tanpa bisa berbuat apa-apa, pinggul sang putri memutar kekiri dan meninggi maksudnya untuk menghindari tongkat yang mulai mengeras, tetapi justru gerakan pinggul sang putri ini menyebabkan tongkat makin tegang dan terjerumus makin dalam ketempat yang menyempit dan entah kenapa bibir sumur sang putri makin menyempit , maksudnya untuk menyemburkan keluar tetapi justru menyedotnya membuat tonkat kesatria kelelap tak karuan.., kalau sudah begini babak kedua kayaknya telah dimulai, malah semakin hebat dari yang pertama. Kalau yang pertama bertemakan pelepasan rindu yang tertahan tetapi yang kedua ini bertema pembalasan dendam napsu yang tertahan. 

Halaman sebelumnya of 5Halaman selanjutnya

Komentar dan Ulasan (9)

Login or Facebook Sign in with Twitter


library_icon_grey.png Tambah share_icon_grey.png Berbagi

Media

Cinta terlarang (kisah cinta Ibu dan Anak)

Siapa yang Membaca

Disarankan