Halaman sebelumnya of 2Halaman selanjutnya

Tips-tips kepenulisan

spinner.gif

THIS IS NOT PURELY MY WORK! THERE'RE MORE THEN ONE PERSON WHO WORKS ON THIS THING SO THIS IS NOT MY WORK!

------

Karya sastra sebenarnya dibagi dalam dua Genre Besar, non fiksi dan fiksi.

I. Non Fiksi

Non-fiksi adalah sebuah genre yang berisi tentang tulisan-tulisan yang tidak terlalu membutuhkan imajinasi, namun ilmu pengetahuan. Karena genre ini biasanya berisi tulisan berupa fakta (berita), narasi kepenulisan ilmiah, artikel, tips dan trik, catatan bersejarah.

 

Post ini sendiri adalah contoh tulisan non-fiksi

 

II. Fiksi

Fiksi adalah sebuah genre yang biasanya berupa cerita yang dihasilkan melalui imajinasi. Atau lebih gampangnya, fiksi adalah cerita yang tidak terikat dengan fakta atau sesuatu yang betul-betul terjadi.

 

Berikut adalah jenis-jenis genre fiksi :

1. Sci-fi

adalah singkatan dari science (ilmiah, iptek) dan fiction (fiksi).

dalam sci-fi, Cerita yang memiliki latar konsep teknologi dan sains ilmiah yang belum tentu ada di dunia nyata namun tetap memiliki kemungkinan untuk terjadi. 

Karena dilihat dari perkembangan teknologinya, genre sci-fi biasanya mengambil latar waktu di masa depan.

 

Genre Sci-fi dilihat dari teknologinya : cyberpunk, steampunk, atau cerita lintas galaksi.

 

contoh sci-fi : Serenity, Matrix, Back to the future

 

2. Horor

Horor adala genre yang cerita dan plotnya dibangun sedemikian rupa sehingga mampu memberikan rasa ngeri pada pembaca/penonton. Horor bisa berisi tentang makhluk-makhluk halus yang suka meneror, tapi bisa juga berisi tentang pembunuh berantai yang memberikan kesan ngeri. Namun perlu diingat bahwa cerita yang memiliki setan di dalamnya, belum tentu termasuk dalam genre horor. 

Sebuah cerita hanya bisa dikatakan Horor apabila mampu memberikan kesan "ngeri" dan "teror" bagi pembaca.

 

contoh : the ring, saw, final destination, drag me to hell

 

3. Fantasi

Fantasi adalah sebuah bentuk manifestasi kreativitas tingkat tinggi yang menuntut imajinasi bebas sebebasnya, namun juga tetap rasional dan logis.

Karena kebebasan genre inilah, Fantasi dapat dianggap sebagai genre tak terpatahkan, karena sekalipun terkadang melibatkan fakta, tapi dunia ciptaan dunia fantasi memiliki peraturannya sendiri dan tidak terikat dengan karya lainnya.

 

contoh : lord of the ring, harry potter, enchanted, cerita-cerita mitologi, Berserk (ada unsur horor = dark fantasi), Twilight, Percy Jackson dan lain-lain

 

4. Romance

Genre yang menguasai dunia.

Romance adalah genre yang mengusung tema kasih sayang, dan bagaimana rasa kasih sayang itu dapat disalurkan.

Ciri khas Romance terletak pada diksi-diksi yang tertulis di dalamnya terbaca begitu puitis dan romantis sehingga mampu menciptakan suasana heart-warming yang mengakibatkan pembacanya dapat menikmati keindahannya.

Sekalipun begitu tidak semua cerita Romance haruslah mengenai kisah cinta, karena rasa kasih sayang yang tergambar antara orang tua dan anak pun dapat dikatakan sebagai kisah romance.

 

contoh : Ayat-ayat cinta, Biarkan kereta itu berlalu, Karmila, Tenggelamnya Kapal Van der Vick

 

5. Fan-fiction

Fan Fiction atau biasa disebut fanfic, adalah sebuah cerita fiksi yang dibuat oleh penggemar berdasarkan kisah, karakter atau setting yang sudah ada. Fanfic bisa berlaku untuk film , komik, novel, selebritis dan karakter terkenal lainnya. Terkadang sejumlah fanfic menyertakan penulisnya sebagai karakter cerita, ada pula yang tidak. (http://ffindo.wordpress.com/point-read-me/about-fanfiction)

Mengurai dari makna katanya, fan = penggemar, fiction = fiksi. Fanfiction bisa berarti "fiksi penggemar".

Karena merupakan karya imajinasi dari para penggemar, maka karya-karya ini memiliki ikatan erat dengan aspek-aspek tertentu yang khas dari objek yang dikaguminya.

 

contoh :

silahkan cek http://www.fanfiction.net/

 

6. Humor

Humor adalah genre yang menekankan pada unsur komedi dan parodi. Genre ini lebih menekankan pada unsur jenaka dan bertujuan utama untuk membuat pembaca menjadi tertawa dan terhibur. Beberapa penulis menggunakan trik seperti menggunakan bahasa gaul atau bahasa slang dan susunan kalimat seperti ucapan sehari-hari yang terkesan ngawur dan ringan. Namun sesungguhnya humor juga bisa menjadi jenaka dengan tetap menggunakan kata-kata sastra. 

Halaman sebelumnya of 2Halaman selanjutnya

Komentar dan Ulasan (11)

Login or Facebook Sign in with Twitter


library_icon_grey.png Tambah share_icon_grey.png Berbagi

Media

Genre-Genre Kepenulisan

Siapa yang Membaca

Disarankan