Halaman sebelumnya of 4Halaman selanjutnya

Fitnah Qubur Menurut Al-Qur'an, As-Sunnah, dan Mawqif Para Ulama As-Salafus-Shalih

spinner.gif

Prolog

BismiLLAAHi wash Shalatu was Salaamu 'ala RasuliLLAAHi wa 'ala alih,

Beberapa waktu yang lalu saya diundang oleh para ikhwah wa akhwat ke Sulawesi Selatan untuk mengisi ceramah berkaitan dengan Azab Qubur, dalam salah satu kesempatan tanya-jawab, ada sesorang ikhwah yang bertanya demikian: "Ustadz, bukankah azab kubur tersebut tidak diindikasikan dalam KitabuLLAAH, ia disebutkan dalam hadits, tapi haditsnya pun ahad, sehingga kedudukan hukumnya dha'if dan tidak dapat dijadikan hujjah?"

Saya terdiam sesaat mendengar pertanyaan tersebut, berpendapat bahwa azab kubur tidak diindikasikan dalam al-Qur'an adalah sebuah masalah, lalu berpendapat hadits ahad tidak dapat dijadikan hujjah adalah masalah yang lebih besar, kemudian berpendapat bahwa hadits ahad adalah dha'if adalah masalah yang jauh lebih besar lagi.

Hal yang sama terjadi lagi saat saya mengisi di Bandung, maka kedua hal ini membuat saya mencoba meneliti berbagai sumber kitab-kitab tafsir yang mu'tabar, kitab-kitab hadits yang shahih dan hasan saja sehingga dapat dijadikan hujjah, serta pendapat para ulama salafus-shalih berkaitan dengan masalah ini, semoga bermanfaat bagi diri ana sendiri dan bagi ikhwah wa akhwat fiLLAAH anggota millist AL-IKHWAN..

Salaam, 

Abi AbduLLAAH

Ayat-Ayat Al-Qur'an Yang Berkaitan dengan Adzab Qubur

1. Tafsir QS Ibrahim, XIV/27: 

يُثَبِّتُ اللَّهُ الَّذِينَ آَمَنُوا بِالْقَوْلِ الثَّابِتِ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَفِي الْآَخِرَةِ وَيُضِلُّ اللَّهُ الظَّالِمِينَ وَيَفْعَلُ اللَّهُ مَا يَشَاءُعن البراء بن عازب أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال : " المسلم إذا سئل في القبر يشهد أن لا إله إلا الله وأن محمدا رسول الله فذلك قوله ( يثبت الله الذين آمنوا بالقول الثابت في الحياة الدنيا وفي الآخرة ) وفي رواية عن النبي صلى الله عليه وسلم قال : ( يثبت الله الذين آمنوا بالقول الثابت ) نزلت في عذاب القبر يقال له : من ربك ؟ فيقول : ربي الله ونبيي محمد

Berkaitan dengan ayat: "Sesungguhnya ALLAH meneguhkan bagi orang-orang yang beriman kata-kata yang teguh di kehidupan dunia maupun di akhirat, dan menyesatkan orang yang zhalim, sesungguhnya ALLAH melakukan apa yang dikehendaki-NYA." (QS Ibrahim, 14/27) [1]. Nabi SAW bersabda: Ketika ditanya di dalam kubur, maka mereka menjawab dengan mengucap syahadah, itulah makna ayat ini. Dalam matan hadits yang lain, Nabi SAW bersabda tentang ayat ini bahwa ia diturunkan tentang azab kubur, ditanya pada seseorang: Siapa RABB-mu? Maka ia menjawab: RABB-ku adalah ALLAH.

2. Tafsir QS At-Taubah, 9/101: 

وَمِمَّنْ حَوْلَكُمْ مِنَ الْأَعْرَابِ مُنَافِقُونَ وَمِنْ أَهْلِ الْمَدِينَةِ مَرَدُوا عَلَى النِّفَاقِ لَا تَعْلَمُهُمْ نَحْنُ نَعْلَمُهُمْ سَنُعَذِّبُهُمْ مَرَّتَيْنِ ثُمَّ يُرَدُّونَ إِلَى عَذَابٍ عَظِيمٍ

Dalam hadits shahih dikatakan bahwa makna "mereka diazab 2 kali" dalam ayat tersebut salah satunya adalah azab di kubur[2].

3. Tafsir QS Ghafir, 40/46: 

النَّارُ يُعْرَضُونَ عَلَيْهَا غُدُوًّا وَعَشِيًّا وَيَوْمَ تَقُومُ السَّاعَةُ أَدْخِلُوا آَلَ فِرْعَوْنَ أَشَدَّ الْعَذَابِ

Dalam hadits shahih dinyatakan bahwa makna api yang didekatkan kepada Fir'aun setiap pagi & sore hari sebelum datangnya Hari Kiamat adalah azab kubur[3].

Hadits-Hadits Shahih Tentang Fitnah Qubur

Hadits-hadits shahih dalam masalah ini amat sangat banyak, diantaranya seperti saat berceramah beliau SAW pernah menceritakan tentang azab kubur, sehingga gaduhlah mereka yang mendengarnya[4].

Demikian pula dari Aisyah ra berkata: "Tidak pernah kulihat Nabi SAW setelah selesai shalat melainkan meminta perlindungan dari azab kubur.[5]" Juga pada saat shalat Kusuf, beliau SAW memerintahkan untuk berlindung dari azab kubur[6]. Dan menurut Imam Nawawi - dalam syarah-nya atas Muslim - ada lebih dari 60 hadits shahih yang marfu' berkaitan dengan masalah ini.

Hadits-hadits shahih & hasan tentang adzab qubur amatlah banyak, bahkan sebagian ulama muhadditsin menyatakan bahwa hadits-hadits tentang adzab qubur mencapai derajat Mutawattir Ma'nawi.[7] Dengan demikian terbantahlah orang yang mengatakan bahwa azab qubur tidak bisa diterima karena haditsnya adalah hadits ahad[8].

Halaman sebelumnya of 4Halaman selanjutnya

Komentar dan Ulasan (1)

Login or Facebook Sign in with Twitter


library_icon_grey.png Tambah share_icon_grey.png Berbagi

Siapa yang Membaca

Disarankan