Previous Page of 4Next Page

Random Pages

spinner.gif

“This one!” Calum memberikan aku setangkai bunga mawar merekah berwarna merah, memberi saran kepadaku atas bunga yang akan aku bawa nanti malam sebagai kejutan untuk “teman lama

“tapi –“

“Ashley pasti suka, trust me”

“ok,” kataku. “aku ambil yang ini. Buatkan se-bunch” aku memberikan tangkai mawar yang tadi kepada penjaga toko.

Sebenarnya Ashley bukan teman lamaku. Baiklah, kita memang teman lama, tapi untukku dia lebih dari itu. Aku sudah menyimpan rasa  kepada nya sejak usia kami masih 12 tahun.

Bukan, rasanya bukan seperti saat kau suka kepada seorang perempuan karena penampilan atau keindahan wajah nya. Yang ini berbeda. Ashley memang cantik, tapi bukan itu yang aku lihat dari diri nya. Aku memendam rasa pada Ashley setelah aku merasakan ‘chemistry’ yang kuat pada diri kami.

Aku tidak bisa mendeskripsikan bagaimana bentuk dari ‘chemistry’ itu, tapi yang jelas, dia benar-benar seperti mengikatku.

Selama pertemanan kami itu Ashley hanya pernah sekali menceritakan kepadaku tentang teman laki-laki yang sedang dekat dengan nya. Itupun saat usia kami masih 15 tahun. Dia bilang nama lelaki itu Joshua, tapi hubungan mereka ternyata tidak berjalan lama karena Joshua ternyata menduakan Ashley.

Joshua ternyata tidak hanya sedang dekat dengan nya, tapi dengan perempuan lain juga. Aku tidak mengerti kenapa ada lelaki seperti itu di dunia ini.

Padahal Joshua adalah lelaki pertama yang disukai Ashley.

Untuk fakta yang satu itu, tentu saja aku sangat kecewa. Ingin sekali rasa nya terus terang kepada Ashley, tapi dulu aku masih ragu.  Aku takut Ashley akan menjauh dariku. Maka nya aku tidak pernah ada niatan untuk mengatakan yang sebenarnya.

Sudah hampir satu tahun aku dan Ashley berpisah karena aku ada tour disana-sini. Pekerjaan yang tidak mudah, tapi Ashley mendukungku 100% tentang itu.

“that’s your big dream, Lukey. Jalani saja, kesempatan tidak akan datang dua kali”

Kalimat itulah yang membuatku memulai semua nya, yang membuatku berani mengambil keputusan  sampai aku menjadi seperti ini. Dia tahu benar ini mimpiku, maka dari itu dia terus mengarahkanku agar mengambil keputusan yang benar disaat aku mulai mengambil langkah untuk mundur.

 

Kemarin sore kami sampai di bandara, dan aku sengaja tidak mengabari Ashley.

surprised’ begitu kalau kata Ashton. Sahabatku yang satu itu memang selalu penuh dengan kejutan, tidak heran kenapa Effy semakin mencintai nya.

“ini” seorang penjaga toko memberikanku bunga mawar yang sudah disusun rapi.

“thanks,” aku mengambil barang nya sambil memberikan uang, kemudian berjalan meninggalkan toko bersama Calum.

“kau benar-benar akan datang tanpa menghubungi nya sama sekali?” Calum menoleh ke arahku.

“Iya,”

“Kalau dia sedang tidak di rumah bagaimana?”

“itu urusan nanti, yang penting aku datang dulu kesana. Setidaknya  kalau dia memang pergi aku bisa bertanya ke orangtua nya dia pergi kemana, nah nanti akan aku susul”

“astaga” Calum tertawa sambil merangkulku, “kita ini masih 17 tahun,”

“so what?”

“aku rasa kau terlalu banyak menonton film romantis, dasar anak gadis”

“bukan,” sergahku ikut tertawa karena jawaban yang akan aku berikan. “aku terlalu sering mendengar cerita Ashton”

“aku rasa dulu Ashton adalah pemain film roman”

perhaps”                    

 

 Oh ya, satu fakta lagi yang akan aku beritahu, aku selalu membuat lagu untuk Ashley kalau aku memiliki waktu lenggang. Tapi lagu itu tidak pernah aku nyanyikan  di depan siapapun.

Kecuali 3 best-mate ku itu.

Uhm okay, kalau begitu nama nya bukan ‘siapapun’.

 

---

 

“Aku turun disini saja” Luke menoleh ke Ashton yang membawa mobil. Dua yang lain ikut duduk di belakang mereka, karena penasaran dengan apa yang akan terjadi nanti.

 ‘kenapa kalian semua ada disini?!’

‘come’on, we’re just so so so curious’ Michael yang sudah duduk anteng di mobil terus merayu Luke agar mengzinkan mereka ikut.

‘iya kalian akan tahu, tapi nanti saja biar aku yang ceritakan’

Previous Page of 4Next Page

Comments & Reviews (3)

Login or Facebook Sign in with Twitter


library_icon_grey.png Add share_icon_grey.png Share

Media

Who's Reading

Recommended