Puisi untuk sang saudara yang telah tiada. (tiada di dunia temani dihati)

spinner.gif

Puisi ini untuk ke empat saudaraku yg telah pergi meninggalkan ku sendiri disini merangkai mimpi, membuat orang
Lain bahagia dan selalu mencoba melupakan segala masalah yg ada.
Walau hadirmu hanya dalam hatiku saudaraku......
Namun Hangat cintamu adalah pendorong semangat hidupku......
Ya allah tolong tempatkanlah mereka disisimu bila mereka pernah berdosa tolong ampunilah mereka karena hanya kau yg bisa menghapuskan segala dosa mereka. Ya allah Kabulkanlah doa ku amin......

~~~~~~~~~~~~~~~~

1. Menanti seorang yg selama ini berada di dalam hati.


Terjaga selalu diriku disini,
Menanti dirimu yang telah lama pergi,
Sadarkanlah diri ini,
Berapa lama kumenanti,
Mengharap dirimu untuk kembali,
Walau takan mungkin kau kembali disisiku lagi.

Walau engkau tiada di dunia,
Namun dalam hati ini engkau selalu ada,
EngKau adalah bagian dari hidupku,
Hidupku terasa Hampa tanpa hadirmu.

Cinta..... Itulah yang mempertemukan kita....,
Itulah yang mempersatukan kita....,
Walaupun hanya didalam jiwa kita dapat bercanda, 
Mencurahkan segala rasa di dalam jiwa,
Saling menghapuskan rasa sedih di jiwa,
Hingga tiada lagi luka yang tersisa.

2.hangat cinta dari dia yang telah tiada.

Selalu mengalir air mata ini,
Setiap mengingat dirimu yang telah pergi,
Apa Yang engkau sisakan kini,
hanya hangatnya cinta di dalam hati,
Yang dapat menghangatkan hati ini,
Yang dapat menenangkan kebimbangan di dalam hati.

sungguh kau benar benar tak pernah melupakanku,
Bahkan menjelang akhir di hidupmu,
Kau masih berikan hangat cinta untuk tenangkan hati ini,
Tanpa peduli apa yg akan terjadi padamu nanti.

Dirimu selalu buatku tertawa,
Walau hatimu masih menderita,
Dirimu mampu buatku bahagia,
Walau hatimu sedang rasakan luka.

Kau karunia terindah yang pernah kudapatkan,
Kau beri diriku sebuah cahaya harapan,
Kau jauhkan diriku dari kesepian,
Walau kini hanya menjadi kenangan,
Akan dirimu yang mampu tenangkan hati,
Akan cintamu yang selalu damaikan hati.

3.sepi tanpa hadirmu disini.

Malam terasa sepi,
Walau seribu orang berada disini,
Apakah yang terjadi?,
Ada sesuatu yang kurang di hati ini,
Apakah itu sebuah rasa,
Dari sang saudara yang telah tiada.

Beribu bintang menerangi langit,
Namun tak seterang cintamu yang selalu terangi hati ini,
Terasa Hangat mentari di pagi hari,
Namun tak sehangat cintamu yang menenangkan hati.

Kau pelengkap hati,
Kau sahabat sejati, kapan kau kembali,
Temui diriku lagi,
Yang selalu menanti kapan ku mati,
Agar ku dapat bersamamu lagi.

Komentar dan Ulasan

Login or Facebook Sign in with Twitter
library_icon_grey.png Tambah share_icon_grey.png Berbagi

Siapa yang Membaca

Disarankan