Previous Page of 10Next Page

FIQIH WUDHU

spinner.gif

FIQIH WUDHU

Tanya: Niat apakah yang

dimaksudkan dalam

berwudhu dan mandi (wajib)?

Apa hukum perbuatan yang

dilakukan tanpa niat dan apa

dalilnya?

Jawab: Niat yang dimaksud

dalam berwudhu dan mandi

(wajib) adalah niat untuk

menghilangkan hadats atau

untuk menjadikan boleh suatu

perbuatan yang diwajibkan

bersuci, oleh karenanya

amalan-amalan yang

dilakukan tanpa niat tidak

diterima. Dalilnya adalah

firman Allah, "Dan mereka

tidaklah diperintahkan

melainkan agar beribadah

kepada Allah dengan

memurnikan ketaatan kepada-

Nya dalam (menjalankan)

agama dengan lurus." (QS. Al-

Bayyinah: 5)

Dan hadits dari Umar bin al-

Khaththab, bahwa Rasulullah

bersabda, "Sesungguhnya

segala amalan itu tidak lain

tergantung pada niat; dan

sesungguhnya tiap-tiap orang

tidak lain (akan memperoleh

balasan dari) apa yang

diniatkannya. Barangsiapa

hijrahnya menuju (keridhaan)

Allah dan rasul-Nya, maka

hijrahnya itu ke arah

(keridhaan) Allah dan rasul-

Nya. Barangsiapa hijrahnya

karena (harta atau

kemegahan) dunia yang dia

harapkan, atau karena

seorang wanita yang ingin

dinikahinya, maka hijrahnya

itu ke arah yang ditujunya."

Tanya: Apakah wudhu itu?

Apa dalil yang menunjukkan

wajibnya wudhu? Dan apa

(serta berapa macam) yang

mewajibkan wudhu?

Jawab: Yang dimaksud wudhu

adalah menggunakan air yang

suci dan mensucikan dengan

cara yang khusus di empat

anggota badan yaitu, wajah,

kedua tangan, kepala, dan

kedua kaki. Adapun sebab

yang mewajibkan wudhu

Previous Page of 10Next Page

Comments & Reviews

Login or Facebook Sign in with Twitter
library_icon_grey.png Add share_icon_grey.png Share

Who's Reading

Recommended