Previous Page of 14Next Page

Sword Art Online - Jilid 5 : Phantom Bullet

spinner.gif

Bagian 1

Menyalakan lampu LED dan bersandar ke samping untuk berbelok saat sedang menaiki sepeda motorku, aku melewati sebuah gerbang besar.

Pada saat itu, merasakan pandangan yang mencela dari orang-orang yang berjalan di kedua sisi jalan raya, aku menurunkan kecepatan sepedaku dengan terburu-buru.

Sepeda motor 125cc, 2-stroke[1], buatan Thai, bobrok ini yang didapat melalui koneksi Egil ini mengeluarkan suara, di dalam era ini di mana skuter listrik adalah umum. Saat dia menaiki ini bersama aku, Suguha akan meledak dengan keluhan seperti "Berisik― Bau― Tidak nyaman untuk dinaiki." Setiap kali, aku akan berbohong dengan mengatakan jika dia bisa terbiasa dengan anginnya maka dia bisa terbiasa dengan suara bisingnya, tetapi aku menyesal tidak memilih sebuah 4-stroke scooter[1] juga.

Kemungkinan, tempat yang aku bergegas tujui berada di suatu tempat seperti ini, apalagi jika tempat itu berada di dalam pekarangan rumah sakit.

Dengan kecepatan seperti seekor keledai menarik sebuah gerobak, aku dengan pelan menelusuri sepanjang jalan raya dan melihat pintu masuk tempat parkir di depan. Merasa lega, aku berjalan masuk dan parkir di tepi tempat parkir sepeda motor. Aku bahkan masih mencabut kunci motor yang asli di era ini, dan sambil melepas helmku, aku bisa mencium bau disinfektan yang samar menaiki angin Desember yang dingin.

Hari ini hari Sabtu, satu minggu setelah pertemuan aku dengan Kikuoka di toko kue yang mahal itu.

Aku telah pergi setelah membaca email yang mengatakan bahwa persiapan untuk tempat permulaanku di Gun Gale Online sudah selesai. Tempat seperti apa yang telah aku kunjungi? Tempat itu adalah sebuah rumah sakit kota di kawasan Chiyoda, sebuah kota di Pusat Tokyo. Meskipun aku tidak biasanya memasuki jantung dari Tokyo, aku sudah mengetahui jalannya. Tempat itu adalah rumah sakit yang sama di mana aku sebelumnya dirawat untuk rehabilitasi ototku setelah terbebas dari SAO.

Meskipun rehabilitasi hanya telah mengambil sebulan sebelum aku pulih dan keluar, aku telah terus pulang-pergi melewati jalan ini sering sekali untuk pemeriksaan dan hal-hal seperti itu. Dalam setengah tahun terakhir ini, aku belum mengunjungi rumah sakit, tetapi saat aku memandang gedung putih itu, yang telah akrab dengan penglihatanku, perasaan nostalgia dan kesepian yang kuat naik ke permukaan. Aku dengan ringan menggelengkan kepala, menyingkirkan perasaan-perasaan ini, dan mulai berjalan ke arah pintu masuk.

Diskusi enam hari yang lalu pada hari Minggu di mana aku menjelaskan situasiku sekarang ini kepada Asuna muncul kembali di pikiranku. Itu pada saat di tempat berjalan di dalam Imperial Palace dekat rumah sakit ini.

"...Eeeeeehhhhhhhh!? Ki...Kirito, apakah kamu keluar dari ALO...!?"

Aku melihat mata Asuna, lebar akan ketidakpercayaan, mulai keluar air mata, dan aku langsung menggelengkan kepala dengan keras secara terburu.

"Bu... bukan, benar-benar bukan seperti itu! Ini hanya untuk beberapa hari; Aku akan segera transfer balik! Se... sebenarnya, karena ada sebuah alasan tertentu, aku harus memeriksa VRMMO yang lain..."

Dengan seruan ini, Asuna akhirnya meredakan pundaknya dan, kali ini, pandangan yang meragukan muncul di matanya.

"Memeriksa...? Kalau begitu, kenapa kamu tidak bisa membuat akun baru seperti biasa? Kenapa kamu harus mengubah akunmu ke situ?"

"Itu, hal itu... Si 'Kacamata' itu dari Departemen Urusan-Urusan Internal dan Komunikasi..."

Lalu, dengan beberapa kesulitan, aku menjelaskan kenapa panggilan Kikuoka Seijirou terdiri dari hanya setengah alasan mengapa tempat pertemuannya di Imperial Palace tetapi sambil dengan sengaja menghilangkan satu bagian.

Previous Page of 14Next Page

Comments & Reviews

Login or Facebook Sign in with Twitter
library_icon_grey.png Add share_icon_grey.png Share

Media

Bab 6 - Bagian 1

Who's Reading

Recommended