Halaman sebelumnya of 2Halaman selanjutnya

Something Impossible(Jack and Finn Harries FF)

spinner.gif

"banyak cara untuk mengubah Finn..percaya aku.." ucapku. melihat dalam-dalam ke bola mata hijau itu.

Jack membanting nafasnya. "itu mustahil.." pasrahnya. oh c'mon!

"tidak ada yang mustahil Jack!" balasku.

"tapi itu sulit....aku tau Finn sangat mencintai Thalia..sangat,sangat.."

"hmmm...bagaimana yaa...ngg.." gumamku. berfikir apa yang akan aku lakukan untuk membuat Finn melupakan Thalia..dan itu akan membuat keadaan Jack lebih baik. aku rasa.

Jack melempar satu batu lagi ke danau. lalu melihat kearah depan. menatap kosong. tidak pernah dia begini. menemukan seorang Jacksgap dengan tatapan kosong dan bermuka sendu adalah kejadian yang sangat langka.aku rasa. "sorry..i talk to much.." lirihnya.

aku menegakkan kepala "no problem, masalah mu kini masalah ku, aku janji aku akan membantu.." balasku. memperlihatkan jari kelingking ku.

Jack melihat kearah ku. ia sambut kelingking ku dengan kelingking nya. "aku janji Jack.." ucap ku. dia mengangguk.

"mmm..can i get Finn's phone number..?" tanyaku ragu-ragu.

"okay, nanti aku kasih..thank before.." balasnya. aku tersenyum.

"oh jack! you lose a life force like finn? oh god..i knew you and finn twins, but...c'mon Jackk..." balasku memukul bahunya.

Jack bergumam. lalu tersenyum. "what its look better?" tanya nya sambil tertawa.

aku mengangguk "yap!"

-skip-

Jack mengantarku pulang. sebelumnya ia memberiku nomer handphone Finn. aku akan mencoba menghubunginya. aku harap ini berjalan lancar.

-skip-

*at Harries family home*

Jack PoV

aku pulang. ini masih pukul 8 malam. Finn tidak membukakan pintu. tidak sama dengan hari-hari sebelumnya.

aku memeriksa ke kamarnya. tidak ada. kmana dia?

aku turun ke bawah. ada mom disana.

"mom..where's Finn?" tanyaku. mom melihat dan menggeleng.

"i dunno..dia pergi dari siang tadi..kau kmana saja seharian?" tanya mom. aku tidak memperdulikannya.  

aku banting stir mencari Jack. gosh! where's my brotha? jangan bilang ini ada hubungannya dengan Thalia! akhhh!

-skip-

Qimora PoV

aku megangkat handphone. mencatat nomor Finn yang di beri Jack tadi. dengan ragu-ragu aku menelfonnya.

cukup lama aku menunggu jawaban.

aku menggigit bibir bawahku. telfonnya di angkat.

tidak ada suara. apa ini sudah terputus? aku melihat layar handphone. tidak.

"hal..hallo..finn?" mulaiku. masih diam.

"Finn?" lirihku lagi.

"w-whatt?" terdengar suara dari ujung sana. Finn? yeah itu suaranya. kenapa sedikit berubah? he's crying?

"finn..sorry..this's Qimora, remember me?" tanyaku ragu sekali.

"yeahh" lirih nya. hampir tak terdengar.

"Finn..where are you now?" tanyaku. lama dia menjawab. oh god. dimana dia?

sedetik kemudian telfonenya mati. what the....akhh!!

Jack PoV 

 

aku sudah berusaha menghubungi semua teman Finn yang aku tau. semuanya! tapi satu pun tidak tau dimana ia sekarang! akhh. oh c'monnnn!!!

aku mencari dimana-mana. di cafeĢ‰ langganan Finn. di danau yang aku kunjungi tadi. di starbucks. di rumah sepupuku. menelfon daddy dan Emmy yang berada di NY, sampai-sampai aku mencari Finn di rumah keluarga Thalia!! tapi mustahil!

pilihan terakhir. aku menelfonnya.

tidak di angkat! what the....hell..

brrrrttt brrtttttt 

 

iphoneku bergetar di dalam saku celanaku. aku harap itu Finn. but, Qimora?..

"hallo Jack?!" mulainya. terdengar panik.

"kau dimana sekarang?" tanyanya.

"mencari Finn. dia hilangg Qim..." lirihku.

aku mendengar Qimora membuang nafasnya.. "tadi aku menelfonnya.." lirihnya

"apa katanya?!" tanyaku.

"dia tidak bilang apa-apa....kau sudah menelfonnya?" tanya Qimora dari sebrang sana.

"sudah! semuanya sudah aku lakukan Qim!" erangku

"oh god..sorry Jack..mm..aku akan coba menelfonnya lagi..bye.." akhir Qimora. aku meletakkan hape itu kembali. fokus mencari Finn. tidak mudah untuk mencara anak itu di Bristol yang luas ini.

Thalia..uhmm..Thalia..apa dia di makam Thalia? no! itu tindakan bodoh! itu pecundang! aku tidak akan ingin melihat kembaran ku menangis dengan kerasnya di atas makam wanita itu. tidak! aku tidak ingin lihat!

Tapi itu salah satu cara untuk aku bisa menyeretnya pulang. Finn pasti disana!

aku tancap gas menuju makam itu.  

tepat 10 PM. i'm not sure will come here. tapi firasatku mengatakan jika ia kemari! Finn ada disini!!

aku terus melangkah..selangkah demi selangkah..aku lupa makam Thalia terletak dmna...

Finn? so seriously? he is Finn? aku mendekat. Laki-laki itu tengah menyandarkan kepalanya ke batu nisan makam itu. he is my twins? Finn?!

aku berjongkok di dekatnya. cahaya bulan masih cukup terang menyinari kami berdua di makam ini. oh god. berapa lama ia terpaku disini...aku melihat nama di nisan itu.. Thalia Dudlle. ini benar makam Thalia.

Halaman sebelumnya of 2Halaman selanjutnya

Komentar dan Ulasan

Login or Facebook Sign in with Twitter
library_icon_grey.png Tambah share_icon_grey.png Berbagi

Siapa yang Membaca

Disarankan